Andy Burnham telah mengungkapkan rencana kebijakan baru yang akan berdampak pada seluruh pub di wilayah England jika dirinya berhasil menduduki kursi Perdana Menteri Inggris di masa depan. Anggota Parlemen terpilih untuk wilayah Makerfield tersebut mengindikasikan bakal mengkaji ulang pengurangan kontribusi asuransi nasional bagi sejumlah pemilik usaha.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, Burnham juga menyarankan penurunan tarif pajak usaha bagi pub demi mengantisipasi risiko penutupan ribuan tempat hiburan tersebut akibat tingginya tarif yang ditetapkan oleh pemerintahan Partai Labour saat ini. Menurut Burnham, beban berat yang ditempatkan pada asuransi nasional pemberi kerja merupakan keputusan yang kurang tepat bagi ekosistem bisnis kecil.
Dari pantauan redaksi, proposal kebijakan tersebut akan memberikan pemotongan pajak sebesar 20 persen pada tahun depan bagi sektor pub, klub malam, serta tempat pertunjukan musik. Selain itu, pelaku usaha independen di bidang perhotelan, rekreasi, dan ritel dalam skala lebih kecil akan mendapatkan kenaikan ambang batas pengenaan pajak usaha untuk pertama kalinya sejak tahun 2017.
Langkah ini dinilai menjadi angin segar yang dapat membebaskan banyak pelaku usaha kecil dari jeratan pajak sepenuhnya. Burnham menyatakan bahwa pemerintah selama ini kurang menghargai kontribusi yang diberikan oleh sektor bisnis tersebut terhadap mata pencaharian masyarakat dan komunitas lokal di wilayah England.
Pengamat politik melihat manuver Burnham ini mencuat di tengah spekulasi mengenai masa depan kepemimpinan Sir Keir Starmer. Menurut laporan dari internal menteri yang berbicara kepada Sky News, situasi di dalam pemerintahan saat ini sedang mengalami dinamika perubahan yang cukup signifikan terkait arah kebijakan negara ke depan.