Seorang dukun terkenal asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, mengklaim telah mencabut kutukan spiritual yang sebelumnya ia tujukan kepada penyerang andalan tim nasional Inggris, Harry Kane. Berdasarkan pernyataan terbarunya, ia kini memprediksi bahwa kapten skuad Tiga Singa tersebut akan tampil memukau dan membuat tim nasional Panama terpukau dalam laga lanjutan fase grup.
Sebelumnya, Nana Kwaku Bonsam mengaku telah melakukan ritual khusus menggunakan bunglon dan tali untuk mengikat pergerakan Harry Kane menjelang pertandingan melawan Ghana. Dari pantauan redaksi, laga tersebut berakhir imbang tanpa gol setelah Harry Kane gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang, sebuah momen yang menurut manajer Thomas Tuchel biasanya berbuah gol dalam kondisi normal.
Melalui sebuah rekaman video yang beredar di dunia maya, dukun yang memiliki nama arti Setan Hari Rabu ini memperlihatkan momen saat dirinya memotong tali ritual tersebut. Menurut pengakuannya, tindakan itu menandakan bahwa kutukan terhadap Harry Kane telah resmi diangkat, dan ia kini menganggap sang striker Inggris sebagai saudaranya.
Keberhasilan taktik spiritualnya dalam pertandingan terdahulu diakui Nana Kwaku Bonsam telah mendatangkan popularitas besar hingga membuatnya menjadi sangat kaya. Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap video unggahannya, ia tampak memamerkan gaya hidup mewah dengan mengenakan pakaian bermerek seharga ribuan dolar serta jam tangan mewah lansiran Royal Oak.
Menurut catatan sejarah, ini bukan pertama kalinya Nana Kwaku Bonsam terlibat dalam aksi mistis di dunia sepak bola internasional. Pada tahun 2014 silam, ia juga sempat mengklaim bertanggung jawab atas cedera yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang turnamen Piala Dunia, saat Portugal berada dalam satu grup dengan Ghana.
Menjelang pertandingan krusial melawan Panama di mana Inggris membutuhkan kemenangan untuk memuncaki grup, Nana Kwaku Bonsam menegaskan tidak akan mengutuk tim lawan. Berdasarkan keterangannya, ia ingin memastikan pertandingan penentu grup tersebut berjalan secara adil tanpa adanya intervensi kekuatan gaib dari pihak mana pun.